Saya suka ‘modeling.’ Model adalah aproksimasi dari sebuah realita. Saya suka sekali membandingkannya dengan konsep imago dei.
Ada beberapa model yang terus membayangi pikiran saya. Salah satunya adalah model panggilan. Yang di bayangan saya seperti ini:

Artinya begini.
Menurut saya, panggilan seseorang itu ditinjau dan tidak dapat dilepaskan dari panggilan gereja. Panggilan seorang berada dalam koridor panggilan gereja. Dan bagaimana panggilan seorang itu dapat memenuhi bagiannya dalam menjalani panggilan gereja.
Karena itu, saya sebenarnya lebih cenderung untuk tidak terlalu menekankan bahwa seorang harus menemukan panggilannya secara spesifik. Bagi saya, pertanyaan yang lebih mendasar adalah apa panggilan gereja di tempat ini. Dan jikalau saat ini dalam keseharian kita, kita sudah turut membantu dalam memenuhi panggilan gereja ini, itu sudah sangatlah baik.
Model ini adalah salah satu model yang sangat mempengaruhi saya. Lain kali akan saya paparkan model-model yang lain. =)






