Perkembangan blog ini sama seperti cerita roman kebanyakan; Bermulai dari sebuah abstraksi, permulaan yang manis, kemunduran yang cukup lama, re-abstraksi mencari jati diri, terjun kembali ke dunia, etc etc.. Happy Ending (yang terakhir ini belum). Apakah kita belum cukup bergulat dalam abstraksi dan mencari jati diri dahulu, sehingga sekarang kita harus berusaha lagi, atau memang inilah proses bergulat itu. Terus menerus bergumul dan mencari abstraksi diri, dalam jati dan visi.
Beberapa post belakangan tampak usaha keras untuk berabstraksi, meskipun tampak tidak terorganisir namun saya percaya inilah proses yang harus terlaksana, mundur sesaat untuk maju, mencoret guratan untuk background kanvas sebelum melukis.
Sekiranya kita akan bergulat bersama Allah dalam setiap hal kecil maupun besar.
Your name shall no longer be called Jacob, but Israel, for you have striven with God and with men, and have prevailed.
——————-
Perihal penebusan dunia dan ciptaan baru, setuju sekali kalau yang terpenting bukanlah 5W+1H, tetapi bertanya in the light of the truth. Dan dalam kerangka berpikir, berdoa, bergumul “Apa yang Tuhan mau” ini, saya percaya kita dapat memulai dengan “Why”, yang akan mendrive kita bertanya 4W+1H selanjutnya, yang pasti akan lebih spesifik dari Why yang lebih general, dengan seeking in truth menjadi yang terpenting. Dan misi pembaruan dunia ini hanya bisa dilakukan dengan pertolongan Tuhan, yang telah menjadikan dunia; langit dan bumi beserta segala isinya.