Di pelbagai cerita fantasi (komik doraemon, film enchanted, etc.), sering dikisahkan bahwa saat orang di masa lalu melihat televisi, mereka melihat kotak ajaib yang dimana terdapat orang di dalamnya.
Saat kita melihat televisi, apa yang kita lihat? kumpulan transistor, gelombang pemancar, program stasiun berita. Pengetahuan kita memberi kita banyak presuposisi tentang apa yang kita lihat. Fiksi dan fakta tersaru dalam diode, Pikir dan pakar terlupakan. Di kotak itu, nyawa terlihat seperti angka; di kotak itu aktor menjadi nabi.
Dunia televisi, dunia yang dapat kita panggil sesuka hati, apakah kita terpanggil oleh tangis yang disiarkan?
yang dapat kita bunuh sesuka hati, apakah kita membunuh hati yang disiarkan?
Kapan kita bisa sedikit lebih naif,
sedikit lagi lebih purba,
untuk melihat manusia sesungguhnya di balik layar kaca?
melihat nyawa di balik angka?
———-
Duncan,
yang baru saja melihat kumpulan transistor di bus, dan gagal melihat Jaipur.
Mei 15, 2008 at 10:40 pm
emang transistor apaan sih?
Mei 16, 2008 at 12:01 pm
http://id.wikipedia.org/wiki/Transistor
maaf kalau sangat abstrak yos