Hari ini saya potong rambut di EC House. Dan ternyata ada fasilitas baru di tempat ini. Sekarang, ada layar monitor LCD kecil di bawah cermin.
Layar monitor LCD ini diposisikan sedemikan rupa sehingga kita pasti dapat melihat tayangan di layar tersebut baik dalam posisi pandangan normal maupun ketika kita disuruh menunduk ketika rambut kita sedang dipotong.
Tayangannya sendiri berisi cuplikan film-film bioskop yang belum ditayangkan dan beberapa iklan produk tertentu. Dan akan berulang setiap 10 menit sekali.
Dari pengalaman tersebut ada beberapa hal yang saya pikirkan.
Pertama, alasannya. Kawan saya menyebutkan alasan yang saya pikir tepat. Secara sederhana memang untuk iklan semata. Toh memang orang tidak melakukan kegiatan apapun ketika ia sedang dipotong rambutnya. Ya, jadi waktu-waktu kosong ini dapat digunakan juga untuk promosi produk maupun jasa. Setidaknya dari pengalaman hari ini saya jadi hapal sebuah tagline iklan obat pelangsing tubuh: “You’ll start to worry when you look pregnant.” >.<
Kedua. Setelah saya pikir-pikir lagi, mungkin tayangan ini ada bagusnya. Setidaknya ia bisa mengalihkan kita dari saat-saat dimana kita paling memuja diri kita sendiri ketika kita dengan tidak henti-hentinya memperhatikan diri kita di depan cermin.
Ketiga. Mungkin ini adalah suatu cara cerdik dari EC House untuk mengalihkan perhatian konsumer agar ia tidak memperhatikan jalannya pemotongan rambut, karena siapa tahu potongannya jadi aneh, dan tahu-tahu sudah selesai tanpa ia sadari.
OK. Yang kedua dan ketiga memang agak tidak masuk akal. Namun yang terakhir ini serius.
Keempat. Kalau ini dari sisi pengunjungnya. Saya sendiri semakin sedih dengan adanya fasilitas ini. Saat-saat potong rambut adalah suatu kesempatan yang langka bagi orang Singapura untuk setidaknya bisa duduk diam tanpa melakukan sesuatu hal apapun. Ya, kita adalah orang-orang yang patut dikasihani, karena sudah lupa bagaimana caranya untuk duduk tenang berkonsentrasi untuk jangka waktu yang lama. =) Potong rambut 10 menit adalah saat dimana kita ‘dipaksa’ untuk duduk diam dan tidak melakukan sesuatu hal apapun. Hal yang dianggap sebagai ‘tidak produktif’ di dunia yang lebih mengagungkan berapa banyak yang kita kerjakan dibandingkan karakter kita. Dan saat potong rambut inipun akhirnya direnggut dari sejumlah kecil saat-saat tenang tersebut. =)
Oktober 7, 2007 at 11:29 pm
baru beberapa menit yg lalu,rambut saya juga dipotong.
hahaha…
tp nasib saya berbeda dengan Anda
Oktober 8, 2007 at 12:01 am
hmm, mgkin itu utk mengalihkan 10 menit (yg biasanya lebih) supaya org ga sadar kalo mrka motongya lebih dari 10 menit dan org ga complaint. sekalian cari duit dgn memberi kesempatan perushaan2 pasang iklan.
kalo menurut saya potong 10 menit yg paling ampuh itu ada di nanyang market. sekali saya coba potong disana, less than 10 minutes saya udh keluar. dgn setengah ga percaya saya menyerahkan 10 dollar saya. Takjub karena ini lebih cepet dari EC house. Hasilnya? hmm..jangan tanya =P at least saya nda stress sperti biasanya stelah potong di EC =P
Oktober 8, 2007 at 9:40 am
knp stres med?
Oktober 8, 2007 at 2:33 pm
kok buat duduk diam ga ngapa2in saya gak usah dipaksa ya sep..
Oktober 10, 2007 at 4:16 pm
ya gt de..potongan di EC nda sesuai dgn yg diharapkan.. alhasil stress ngeliatin rambut sendiri selama at least 2 mingguan.. ;gt.;lt